Selasa, 15 April 2014

SEBAB NAMA AKIBAT MUSIBAH #3

Inspirasi dari semut. Gue malas masukkan kata tikus.

Dalam sebulan, udah part 3 aja yang gue munculin.

Sesuatu ITU dikatakan hilang kalo dia sudah nggak ada di tempatnya sebelumnya.

Lu pernah cobain gak rasanya begadang kalo siang?

Gue dukung LEGALISASI GANJA, banyak yang geleng-geleng.

Padahal malas banget nyari info.
Giliran dikasi jawaban cuma bilang “oowww…owwww”

Sendiri itu lebih menyenangkan ketika di sekitar lu cuma ada orang-orang dengan edukasi yang rendah dan tidak bisa mengimbangi pemikiran lu dan gak bisa ngasi lu inspirasi untuk menambah kejeniusan lu sekarang.

Lu pasti punya teman guru atau kenalan yang bekerja jadi guru.

Pernah gak lu lihat teman lu yang guru dan berstatus honor merendahkan nada suaranya pas lu Tanya status pekerjaannya?

Itu karena dia gak ikhlas nerima pekerjaannya.

Apalagi kalo lu nanya lagi kayak gini

“Sob, dengar-dengar lu digajinya tiga bulan sekali ya?

Ini kata-katanya Pandji Pragiwaksono lagi nih. Gak tahu gue lupa ngutip dimana.
“Saya jadi ingat Miyabi.

Di Jepang terkenal sebagai bintang film porno, lalu ketika datang di Indonesia mau main film biasa, bukan film porno, malah diprotes dan diusir.

Lah ni orang mau berbuat yang legal, benar dan baik justru.

Siapa tau dia mau insaf dan meninggalkan dunia pornografi, orang mau insaf malah dipersulit.

Lanjut
It’s me not you.
Gue lama-lama males juga ngajar Bahasa Inggris.
Tembakau, anggur, hoops, tanamannya biasa-biasa aja kan?
Kenapa lu gak nuntut itu dilarang di dunia?
Ganja malah lu salah-salahin.

Lu ke TPS tapi cuma mau dilihat jarinya ada tinta dari KPU? Lu mendingan mati deh. Percuma aja capek-capek ngabisin tenaga buat GOLPUT.

Empat tahun jadi guru, gue memang belum punya apa-apa.
Motor juga masih itu-itu aja selama 6 tahun.

Malah niat gue mau jual tu motor.

Wake up yoo! Ini dunia dan manusia ada di dalamnya

Berpikir!
Bukan berarti lu menuju ke umur 30 tahun dan lu dipaksa-paksa buat nikah kan?

Manusia memang terlalu banyak berasumsi
Sampai-sampai dia nggak tahu lagi kapan bergerak.

Teman-teman gue bilang badan lu masih sama kurusnya pas waktu SMA?

Gue jawab sambil bilang, hei, apa kabar?

Kalo lu ketemu gue, lu pasti akan bilang kalo gue orangnya rapi.

Begitu lu masuk kamar gue, lu cuma akan diam melihat tampilannya.

Ekspektasi yang tinggi sehingga impian lu gak sesuai dengan apa yang lu mau.
Teman gue si Acul pernah bilang

Makin nambah tahun makin “kekinian” aja anak-anak muda.

Dan memang benar.
Orang tua cuma selalu menceritakan kejadian masa mudanya tanpa mengikuti perkembangan zaman sekarang.

Jadinya anak-anak kan bingung mau lakuin apa. Sudah bukan zamannya kan?

Sama seperti gue gak suka BOYBAND. Tapi bukan berarti gue nggak suka lagu-lagu mereka. Dan itu nyata di hidup gue.

Sekali waktu gue nongkrong tahun baruan di STARBUCKS bareng Ulfa teman gue.
Memori ingatan manusia memang tidak cukup untuk menyimpan semua kejadian.

Gue lupa caranya jadi orang bodoh selama gue sudah cerdas karena gue sudah bosan dibodohi selama ini.

Kenapa di tempat kerja gue itu susah mengajar muridnya minimal untuk tahu pelajaran?
Karena memang pendidikan orang tuanya lebih rendah dari anaknya.
Lu bayangin aja.
Lu udah tamat SMA sementara orang tua lu cuma tamat SD dan menikah untuk lahirin lu ke dunia.
Dan itu menjadi musuh bersam untuk dirobah.

Mudah-mudahan gue bisa untuk itu.
Seorang raja tidak akan pernah tergantikan kecuali di meninggal.

Tapi dia pun tetap meninggal dalam keadaan berstatus raja.
Gue pernah tunjukin ganja kering asli sama teman gue.

Sejenak dia diam. Lalu bialng, coba deh. Disini, gue berkeputusan bahwa orang-orang itu memang pada dasarnya tidak tahu. Dan begitu tahu, pasti akan langsung mencari informasi untuk lebih tahu lagi.

Hidup di sekitar gue memang kebanyakan dari korban sinetron TV. Sampai-sampai tidak bisa membedakan dunia.

Tapi orang-orang yang gue kenal di tempat kerja gue itu luar biasa.

Karena mereka bisa menilai seseorang hanya dengan melihatnya tanpa perlu berbicara dengan orang itu. Mereka keturunan mentalist kayaknya?

Mahatma Gandhi pernah bilang

First they will ignore you
Next they laugh at you and then fight you
And finally you win.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar